puisi puisi ali sukron 106.7fm palembang

21.01 Edit This 0 Comments »

Riwayat ( tahlil cinta ) 11,12

Maka penatlah riuh berkecambuk amarah hatiku

Mengutuk setiap kerinduan

Menyumpahi dalam setiap jeda pertemuan

“ cintaku dalam kutiban waktu yang sulit “…

Bingung bercamnpur merahnya amarah

Membeku dibalik nadi, meskipun darah kian mengalir…

Risalah jiwaku yang terkafani debaran – geram

Cemburu pada setiap roman cinta para sahabat

Kian bergolak tak’kala mereka masyuk

membagi rembulan dengan kekasihnya

Sementara pada lembar – lembarku,

Aku terasa sulit memungut cahaya rembulan itu

Sepertinya para sahabat tiada jerah

Tiada lelah mencurinya dariku

“ sungguh, ini malam yang melelahkan “…

Jiwaku, jiwa kekasihku belumlah mati

Belum ada peti hati atau makam cinta

Tapi mengapa para pelayat – pelayat itu menziarahi

Mereka berduyun – duyun membawa jinjingan celoteh

Menjadikan malam – malam cintaku

sebagai forum terbuka diskusi jenaka

“ inikah tahlil cinta…..?”…

Jelas…lembaran cintaku mati suri

Para sahabat bergembira mengukir nisan untuk makam cintaku

Hingga akhirnya tertawa menabur bunga

Lalu bertakziah

Dan bergegas menghilang begitu saja….

Minggu, 21 desember 2008

02 : 29 am

Ali_topan

0 komentar: